Today vs Yesterday

belajar tentang padi

Posted in lagi bener by ER on Mei 17, 2010

Nasi…oh nasi…Gara-gara tadi makan cuma habis lauknya doang, saya jadi buang-buang nasi deh sayang banget kan padahal masih banyak sodara-sodara kita yang kelaparan *pengakuan dosa nih* :argh:.Rasanya ngga adil kalo kita nggak tau apa-apa tentang nasi atau Padi. Iseng-iseng cari info tentang padi dapet artikel yang menurut saya bagus daripada sobat cuma nyasar ke blog ini ngga dapet apa-apa mending kita sama-sama sedikit belajar tentang padi yuk.. Padi merupakan bahan makanan yang menghasilkan beras. Bahan makanan ini merupakan makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Meskipun padi dapat digantikan oleh makanan lainnya, tapi padi memiliki nilai tersendiri bagi orang yang biasa makan nasi dan tidak dapat dengan mudah digantikan oleh bahan makanan yang lain. Tapi tau ngga gimana proses dari awal menanam padi sampai jadi beras yang siap dimasak jadi nasi?

1. Pengolahan Tanah Pengolahan tanah yang dilakukan oleh petani – petani tradisional di Indonesia biasanya menggunakan cangkul, traktor pembajak, pembajak dengan ditarik Kerbau/sapi. Pertama, tanah sawah yang akan dibajak di rendam air (biar lunak dan gampang nyangkulnya), kalo musim hujan, biasanya airnya nunggu hujan tapi kalo pas musim kemarau, biasanya petani beli air dengan sewa diesel kalo di daerah Madiun harganya sekitar 20rb per jam.., mahal kan.., kalo sudah selesai dibajak, dikasih herbisida, trus nggak langsung ditanami, dibiarkan dulu 5-7 hari untuk menghilangkan racun di herbisida.


nah, sementara nunggu 7 hari, biasanya petani membuat benih.

2. Pembuatan Benih dan persemaian benih unggul yang dibeli di toko pertanian, harus direndam dengan air selama 24 jam, lalu ditiriskan biar hilang kandungan air berlebihnya, setelah itu didiamkan selama 48 jam, biar berkecambah dulu benihnya baru disebar, trus dikasih pupuk nah setelah bibit di semai (ditanam di lahan pembenihan), tuh bibit harus dirawat, sampe benih yang di semai itu berumur 17 – 25 hari, sehingga siap dicabut dan ditanam




3. Penanaman
dalam fase ini, banyak banget yang perlu diperhatikan, cara tanam, jarak tanam, jumlah tanaman tiap lobang, dan kedalaman tanam. Biasanya penanaman padi dilakukan bersama-sama (gotong royong) dengan penggarap lahan yang lainnya (tetangga lahan). kira – kira situasi penanaman kayak gini nih

4. Pemeliharaan di fase ini yang paling lama dan paling berat, biasanya 2 bulan – 3 bulan baru bisa dipanen, dalam fase ini banyak yang harus dilakukan, mengairi sawah, menyiangi rumput (gulma), menjaga dari hama termasuk ulat dan tikus, menjaga dari burung, dll.

menyiangi rumput

membasmi hama


pemupukan

5. Panen ini nih hasil kerja dan jerih payah petani 4 bulan, Panen… jadwal panen adalah ketika tanaman sudah sampai pada batas yang ditentukan dalam kemasan benih, terlihat berwarna kuning matang, dan kadar air pada biji padi kira – kira adalah 20 – 26 %.

Hargai Petani dan hasilnya.., jangan sia-siakan makanan yang mereka hasilkan untuk kita

sumber
Tagged with:

3 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. kang ian said, on Mei 27, 2010 at 10:23 pm

    waduh ada tutorial menanam padi kekekebagus nih siapa tahu jadi juragan sawah😀

  2. Randi said, on Mei 31, 2010 at 11:45 am

    amiiin mudah2an ente jd juragannye gan…gue mau jd juragan kontrakan aje hohohho😀

  3. 010683 said, on Mei 18, 2013 at 6:27 am

    wah ,cara merontok padi@ tradisional baget to..daerah mana y????????????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: